Google+ MANAGEMENT WAKTU

2 May 2014

MANAGEMENT WAKTU


A.     Urgensi Management Waktu

1.       Agar dapat mencapai tujuan hidup
Modal waktu setiap orang adalah sama, yang berbeda adalah cara mengisi waktunya. Orang yang sukses akan megisi waktunya dengan sesuatu yang tidak disukai oleh orang yang gagal. Maka makna dari suatu waktu akan tergantung dengan apa kita mengisi waktu tersebut.
2.       Agar dapat menunaikan hak-hak orang lain
        Allah memiliki hak atas diri kita, orang tua memiliki hak atas diri kita, muslim lain memiliki hak atas diri kita, keluarga kita memiliki hak atas diri kita. Seorang Muslim adalah orang yang dapat menunaikan seluruh hak-hak tersebut di atas.

B.     Prinsip-prinsip Dasar Pemanfaatan Waktu
1.       Disiplin Waktu
Yaitu ketepatan waktu dalam kehadiran dan penyelesaian tugas.
Z  Ketidakdisiplinan waktu adalah sumber kegagalan
Z  Ketidakdisiplinan waktu akan membebani orang lain
2.       Meningkatkan Kualitas Pengisian Waktu
Peningkatan kualitas pengisian waktu kadang perlu dipaksa. Jika tidak demikian kita tidak akan dapat berkembang, karena pada hakikatnya tugas selalu lebih banyak dari waktu yang tersedia, kebiasaan ini bisa membuat kita lebih produktif dan menguntungkan.
3.       Jangan Tangguhkan Pekerjaan hingga Esok
Never put off till tomorrow. Pepatah Barat ini memang benar, sebab apabila kita mengangguhkan suatu pekerjaan, tugas kita akan menumpuk. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok. Adalah sesuatu yang melegakan jika kita memulai kerja hari ini tanpa harus mengerjakan tugas yang seharusnya diselesaikan pada hari kemarin.
4.       Prioritas waktu
Jika ada lebih dari satu task schedule yang harus dikerjakan dalam satu waktu apa yang harus kita lakukan? Berikut ini arahan-arahan dalam memilih prioritas waktu:
a.     Prinsip Patero 80/20
Bahwa 80% dari nilai suatu kelompok kegiatan biasanya hanya terpusat pada 20% saja dari seluruh kegiatan tersebut.
Bila kita memiliki sebuah daftar pekerjaan harian yang berisi sepuluh pekerjaan, maka berarti kita dapat berharap untuk memperoleh efektivitas sebesar 80% dengan hanya berhasil menyelesaikan dua hal yang paling penting dari dua daftar kita.
        b.    Di mana kekuatan kita lebih dibutuhkan
Kita biasanya bekerja bersama team. Maka kajilah pada team yang mana kekuatan kita lebih dibutuhkan. Lalu perkuatlah kekuatan team yang (terpaksa) kita tinggalkan (secara psikologi atau kita dapat meminta tugas-tugas yang dapat kita selesaikan untuk meringankan beban team yang kita tinggalkan).
INGAT!!! Aktivitas manapun yang kita pilih, kita tetap tidak boleh melalaikan aktivitas lain yang kita tinggalkan.
5.       Multi Tasking: Memanfatkan Waktu yang Terluang
Bagaimana waktu berlalu? Apa yang kita lakukan pada menit-menit yang terluang? Waktu yang terluang itu mungkin beberapa menit sewaktu menunggu, misal menunggu angkot yang melintas, menunggu jam pelajaran sekolah dimulai, atau menunggu giliran mandi di rumah di pagi hari. Apakah kita menamakan waktu yang terluang ini sebagi waktu yang kreatif? Lima belas menit sehari bermakna sebelas hari setahun, tiga puluh menit sehari bermakna 22 hari setahun


C.      Mengisi Waktu
Mungkin kita pernah merenungkan untuk apa saja waktu luang kita isi. Pertama, waktu akan menjadi sia-sia apabila tidak kita isi dengan ibadah dan peningkatan ketaqwaan. Hal ini sangatlah wajar karena Sang Khaliq tidak menciptakan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Nya.
Kedua, sebagai makhluk sosial kita perlu bersosialiasi dengan orang lain. Alangkah bahagianya hidup kita jika waktu yang tersedia kita isi dengan silaturahim satu sama lain. Muslim yang satu menunaikan kewajibannya terhadap muslim yang lainnya.
Ketiga, ada pepatah bilang: Carilah ilmu hingga ke liang lahat. Memang, kegiatan belajar mengajar sangat penting dilakukan untuk mengisi waktu kita. Tak hanya kegiatan belajar mengajar di sekolah saja. INGAT!!! Ilmu itu ada di mana-mana, jadi nampaknya tiidak sulit untuk mengisi waktu luang kita dengan belajar.
Keempat, seperti halnya orang lain, diri kita sendiri juga memiliki hak. Hak-hak tubuh kita, antara lain gizi yang cukup, istirahat yang cukup, dan olah raga yang cukup.

D.     Cara Menjadwal Waktu
1.       Turunkan tujuan hidup (baik skalajangka panjang atau menengah)
2.       Turunkan misi apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Temukan cara yang terbaik dalam menyelesaikan misi tersebut.
3.       Tentukan kapan saja misi itu harus sudah terlaksana.
a.       Penjadwalan waktu mingguan:
Catat tujuan terpenting yang harus dicapai selama minggu tersebut.
PERENCANAAN MINGGUAN
Waktu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jum`at
Sabtu
05.00






05.30












Tujuan no. 1      :                                                                                                              
Minggu ke           :                                                                                                              
b.       Penjadwalan aktivitas harian: Menentukan aktivitas apa saja yang harus diselesaikan hari ini.
“Tuliskan tujuh tugas yang paling penting yang harus Anda lakukan besok pagi dan berilah nomor urut berdasarkan urutan kepentingannya. Masukkan kertas ini ke dalam saku Anda dan besok pagi, hal pertama yang harus Anda kerjakan adalah melihat tugas pertama dan segeralah mulai mengerjakannya sampai selesai. Kemudian kerjakan tugas kedua dan seterusnya. Lakukan hal ini sampai waktu pulang tiba dan jangan peduli apakah Anda hanya dapat menyelesaikan satu-dua tugas saja. Selanjutnya pada daftar baru untuk esok hari, cantumkan hal-hal yang belum terselesaikan di urutan paling atas dan tambahkan tugas-tugas penting yang berikutnya pada daftar tersebut sampai Anda memiliki tujuh tugas lagi yang paling penting pada daftar harian Anda. Dengan cara ini Anda hanya akan selalu mengerjakan tugas yang penting-penting saja. Berikan prioritas pada pekerjaan yang pokok.

Rizal 01:38

1 comment :

Recent Post